DENPASAR — Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Bali bersama Konsorsium Ekonomi Hijau (KEH) Bali menyelenggarakan penganugerahan T.U.M.B.U.H Anugraha 2026 pada Jumat, 25 September 2026, di Ruang Melati, Kantor Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Denpasar. Ajang bertema "Transformasi Usaha Menuju Bisnis Unggul dan Hijau" ini mempertemukan sepuluh finalis terpilih dari kalangan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK), penggerak koperasi, serta komunitas berbasis lingkungan dan sosial di Bali
PT Banua Wisata Lestari (Godevi) turut hadir sebagai salah satu mitra pendukung dari Konsorsium Ekonomi Hijau Bali dalam ajang ini, bergabung bersama Wastehub, Zona EBT, Koperasi Mitra Bhumi Lestari, Bali Emprende Development Organization (BEDO), dan Eco Tourism Bali — jejaring lintas sektor yang mendorong lahirnya pelaku usaha dan komunitas berdaya saing sekaligus berkomitmen pada kelestarian lingkungan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, SE., M.Si, dalam pembukaan acara menegaskan bahwa tolok ukur keberhasilan usaha kini bergeser dari sekadar omzet menuju komitmen terhadap inovasi, dampak sosial, dan prinsip ekonomi hijau. Salah satu pendiri KEH Bali, I Putu Gatot Adiprana, menambahkan bahwa bisnis yang sekadar inovatif belum tentu memikirkan dampak sosial dan lingkungannya, sementara bisnis hijau pasti melahirkan inovasi yang berdampak nyata karena berpijak pada prinsip keberlanjutan.
Founder Godevi, I Gede Gian Saputra, mengapresiasi terselenggaranya T.U.M.B.U.H Anugraha 2026 sebagai ruang yang tepat untuk merayakan pelaku usaha, koperasi, dan komunitas yang konsisten menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Bagi Godevi, pendekatan pariwisata berbasis desa yang selama ini digeluti pada dasarnya sejalan dengan semangat ekonomi hijau: mendorong nilai tambah ekonomi tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan dan budaya lokal.
Keterlibatan Godevi dalam T.U.M.B.U.H Anugraha 2026 menegaskan posisi pariwisata desa sebagai salah satu jalur nyata menuju ekonomi hijau di Bali — memperkuat UMK, koperasi, dan komunitas lokal sebagai penggerak sekaligus penjaga keberlanjutan Pulau Dewata.
0 Komentar
- Jadilah orang pertama yang berkomentar.
Silakan masuk untuk memberi komentar.
Masuk
Indonesia
English