Penglipuran, sebuah desa wisata di Kabupaten Bangli, Bali, menyajikan pengalaman unik bagi para pelancong yang ingin merasakan nuansa tradisional Bali. Dengan pemandangan alam yang menakjubkan, arsitektur rumah adat yang unik, dan nilai-nilai budaya yang dijaga dengan baik, Penglipuran menjadi destinasi yang sangat menarik untuk dikunjungi. Alasan utama untuk datang ke sini adalah untuk menikmati kehidupan masyarakat lokal yang harmonis serta menyaksikan langsung bagaimana tradisi Bali tetap dilestarikan di era modern ini.
Desa Penglipuran memiliki beragam daya tarik, diantaranya konsep tata ruang desa yang khas dengan prinsip Tri Mandala, hutan bambu seluas 75 ha, pura kuno dengan struktur tradisional Penglipuran yang masih asli, tugu pahlawan yang memiliki nilai historis bagi Masyarakat. Keunggulan dari Desa Penglipuran di Bangli adalah, bagian depan rumah serupa dan seragam dari ujung utama desa sampai bagian hilir desa. Ditambah aktivitas sehari-hari penduduk desa dalam bercocok tanam, pemandangan seorang penduduk desa pulang dari kegiatannya di sawah menjadi ciri unik tersendiri.Desa Adat Penglipuran termasuk desa yang banyak melakukan acara ritual, sehingga banyak sekali acara yang diadakan di desa ini seperti pemasangan dan penurunan Odaldan, Galungan dll.Saat yang sangat tepat untuk datang ke desa ini adalah pada acara tersebut sedang berlangsung, sehingga kita dapat melihat langsung keunikan dan kekhasan dari Desa Penglipuran ini. Struktur bangunan, rumah tradisional masyarakat, pura-pura kuno, dan ornamen arsitektur yang unik menjadikan desa ini sebagai pilihan desa wisata yang harus dikunjungi.

Sumber: citynomads.com
Tak lupa Ada 5 tips untuk anda berwisata ke desa penglipuran.
Di Desa Penglipuran, terdapat berbagai aktivitas menarik yang wajib dicoba. Pertama, jelajahi desa dengan berjalan-jalan untuk menikmati arsitektur rumah tradisional Bali dan pemandangan alam yang indah, sambil mengambil foto-foto menawan. Selanjutnya, kunjungi Pura Puseh dan Pura Dalem, dua pura penting bagi masyarakat setempat, di mana Anda bisa belajar tentang upacara dan tradisi yang dilakukan. Jika beruntung, Anda bisa menghadiri upacara adat yang diadakan di desa penglipuran, memberikan kesempatan untuk melihat langsung bagaimana tradisi Bali dipraktikkan.

Sumber: intipseleb.com
Anda juga dapat mengikuti kelas kerajinan tangan yang ditawarkan oleh penduduk desa, seperti anyaman bambu dan ukiran kayu, yang merupakan cara bagus untuk belajar dan membawa pulang oleh-oleh khas.

Sumber: www.indonesia.travel
Tak kerajinan tangan saja yang berada di desa penglipuran untuk di jadikan oleh oleh, ada juga minuman khas penglipuran yang di sebut loloh cem cem, Minuman herbal khas Bali yang segar dan menyehatkan, dibuat dari daun cemcem. Sudah pasti anda harus mencoba minuman loloh cem cem ini jika anda berada di desa penglipuran.

Sumber: travel.detik.com
Desa Wisata Penglipuran dapat diakses dengan mudah dari berbagai titik di Bali Dari Bandara Ngurah Rai, Anda bisa menuju Penglipuran dengan perjalanan darat selama kurang lebih 1,5 hingga 2 jam melalui Jalan By Pass Ida Bagus Mantra. Jika berangkat dari Ubud, perjalanan akan memakan waktu sekitar 45 menit dengan mobil atau motor. Transportasi umum seperti bus belum banyak tersedia, jadi menyewa mobil atau menggunakan taksi online adalah pilihan terbaik.
Melihat penglipuran sebagai destinasi wisata yang menawarkan pengalaman berbeda. Bukan hanya keindahan alam yang dapat dinikmati, tetapi juga kesempatan untuk menyelami seni dan budaya lokal yang kaya. Jangan ragu untuk memasukkan Penglipuran dalam rencana liburan Anda selanjutnya dan rasakan kehangatan budaya Bali yang autentik. Rencanakan perjalanan Anda sekarang dan jadilah bagian dari pengalaman yang mengesankan di Desa Wisata Penglipuran!
Penulis: Bayu
Denpasar, 23 Oktober 2024